Husnan[dot]Com: Hardware
Newsflash!
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan

21 Agustus 2011

Pengisi Daya Bertenaga Matahari dari Nokia

Pengisi Daya Bertenaga Matahari dari Nokia

Berdasarkan posting di Facebook Nokia Indonesia, rupanya Nokia sedang mengembangkan  perangkat Pengisi Daya Bertenaga Surya (Solar Charging).

Meskipun terlihat sepele, sepertinya Nokia tidak mau main-main dengan proyek pengembangan ini. Tujuan utama dari proyek ini adalah untuk mendidik dan memberikan pengguna sebuah ide tentang bagaimana pengisian dengan tenaga matahari dapat bermanfaat bagi orang-orang yang tinggal di bagian dunia yang tidak memiliki pasokan listrik seperti biasa.

Berbagai tes dilakukan dengan memakai sebuah prototype solar charging yang diberi nama Lokki. Proses perkembangannya sendiri bisa dilihat pada blog http://solarcharging.nokia.com/. Dan dari sekilas yang saya baca di blog tersebut, Nokia merencanakan tiga bulan (Juni 2011 - September 2011) untuk melihat perkembangannya.

Terus apa perbedaannya dengan solar charging yang sudah beredar di pasaran ? Hehe untuk itu lebih baik langsung baca sendiri di TKP

11 April 2011

[Ubuntu/Sabily] Setting modem Haier CE 210

[Ubuntu/Sabily] Setting modem Haier CE 210

Seperti yang saya katakan pada artikel sebelumnya, bahwa setting modem CDMA Haier CE 210 di Linux Ubuntu tidaklah sulit. Untuk Ubuntu/Sabily dengan kernel terbaru sebenarnya modem ini sudah terdeteksi dengan sempurna dalam sistem dan bisa langsung disetting koneksi internetnya melalui network manager bawaan Ubuntu/Sabily.

Berikut akan saya tulis cara setting koneksi internet melalui modem tersebut pada Sistem Operasi tersebut.

Pertama kita harus pastikan bahwa Modem telah terdeteksi dengan baik di sistem. Caranya :
  1. buka Terminal dan masukkan perintah lsusb. jika muncul tampilan seperti di bawah berarti perangkat usb anda (haier ce210) telah terbaca oleh sistem

    maksud dari tampilan di atas adalah : 201e adalah idVendor, dan 2009 adalah idProduct
  2. selanjutnya harus dipastikan bahwa sistem telah membaca perangkat usb tersebut sebagai perangkat modem bukan mass storage (flashdisk). Caranya ketikkan perintah dmesg atau dmesg |tail pada terminal. Jika pada bagian ttyUSB0 tertulis seperti gambar berikut berarti modem siap digunakan
  3. Jika belum terdeteksi sebagai modem sebagaimana point 2 di atas, terpaksa kita buat rules baru untuk modem Haier CE210 tersebut dengan tujuan agar setiap dimasukkan, perangkat tersebut selalu terdeteksi sebagai modem. Caranya :
    a. ketik perintah :  sudo gedit /etc/udev/rules.d/99-haier-ce210.rules
    b. Masukkan script di bawah ini, kemudian Save
SYSFS{idVendor}=="201e", SYSFS{idProduct}=="2009", RUN+="/usr/bin/eject %k"
SYSFS{idVendor}=="201e", SYSFS{idProduct}=="2009", RUN+="/usr/bin/eject %k"
Setelah itu cabut dan masukkan kembali perangkat usb modem anda. lakukan pengecekan ulang seperti point 1 da 2 diatas. Jika belum berhasil periksa script yang anda masukkan atau reboot komputer anda.

Kedua, setting koneksi melalui Network Manager :
  1. Klik kanan pada icon Network Manager pada panel atas sebelah kanan
  2. Centang pada bagian Enable Mobile Broadband. pilihan ini akan muncul jika sistem telah berhasil mendeteksi perangkat USB anda sebagai modem
  3. Klik kanan lagi pada icon Network Manager kemudian pilih Edit Connection
  4. Pilih tab Mobile Broadband, kemudian klik tombol Add untuk membuat koneksi baru
  5. langkah-langkah selanjutnya adalah menentukan perangkat(device) yang digunakan, lokasi, dan nama koneksi. Setelah proses ini kita bisa melakukan setting untuk username dan password serta dial number untuk koneksi yang digunakan, misal untuk smart adalah sebagai berikut :
    number : #777, username: smart, password: smart
  6. Selanjutnya, untuk proses koneksi internet, cukup dilakukan dengan mengklik icon network manager kemudian memilih nama koneksi yang telah anda buat sebelumnya.

Catatan
Jika dalam proses setting atau proses koneksi internet mengalami masalah seperti modem tidak terdeteksi dengan baik, atau modem sudah terdeteksi tetapi selalu gagal saat melakukan koneksi internet, silahkan reboot komputer anda dengan modem tetap dalam keadaan tertancap di port USB
Pada langkah pertama poin 2, di dalam gambar tertulis bahwa yang terdeteksi adalah Modem GSM bukan CDMA, saya sendiri tidak paham mengapa seperti itu, tapi yang jelas tidak mempengaruhi/berdampak pada koneksi internetnya.

7 April 2011

Review modem EVDO Haier CE210

Review modem EVDO Haier CE210

Mungkin sudah banyak artikel di internet yang membahas tentang modem dual band ini. Tapi tidak ada salahnya saya tulis juga dengan bahasa saya sendiri dan berdasarkan apa yang saya rasakan saat menggunakan modem ini.

Berikut review saya mengenai modem Haier CE210 ini :
1. Spesifikasi Teknis
  • Interface : USB
  • Max. Data Speed : 3,1 Mbps
  • Standard :  CDMA 2000 1x, EVDO Re.A
  • Support : Micros SD Card Interface
  • Supported OS : Windows, MAC, Linux
  • Dual band CDMA (800 MHz, 1900 MHz),
  • Unlock all operator CDMA di Indonesia
2.Paket penjualan : modem, kabel perpanjangan USB, buku petunjuk (untuk windows) dan buku garansi. Harga saat ini - Rp. 480.000 (belum ongkos kirim)

3. Aplikasi Dialer (under Windows) : menyediakan beberapa pilihan koneksi dari operator-operator yang didukung. Serta mendukung panggilan suara.
Tapi saya pribadi kurang suka, dikarenakan aplikasi tersebut masih dijejali dengan iklan.

4. Beberapa hal yang saya lihat dan rasakan dari modem ini :
  • Ukuran kecil, lebih kecil jika dibandingkan dengan modem smart ZTE AC2726 (modem yang sepertinya paling populer di kalangan pengguna smart)
  • Tidak cepat panas, tapi masih terasa sedikit lebih tinggi suhunya jika dibandingkan dengan ZTE AC2726, kemungkinan efek dari ukuran yang lebih kecil, sehingga penyebaran panasnya tidak seluas ZTE AC2726
  • Tersedia lubang untuk tambahan antena external
  • Koneksi dan penerimaan sinyal terasa lebih baik (stabil) saat tutup kartu RUIM yang juga menutupi lubang antena dilepas.
  • Akses internet sekilas saya rasakan masih lebih baik dari ZTE AC2726 (hanya saja saya belum melakukan pengetesan secara mendetail dan teknis mengenai perbandingan kedua modem ini, masih pakai perasaan :D )
  • Pengaturan di Linux (dalam hal ini Ubuntu kernel terbaru) tidak ribet.
  • Koneksi dengan operator 800MHz ataupun 1900 MHz, sama sekali tidak ada kendala (saya mencobanya dengan flexi dan smart)

Dari beberapa hal tersebut saya dapat mengatakan tidak rugi jika anda membeli modem ini. Disamping kemudahan untuk berpindah operator harganya juga tidak mahal jika melihat kelebihan-kelebihannya.

Mungkin bagi anda  yang satu kota dengan saya (Jember) dan ingin menggunakan internet cepat melalui jaringan EVDO, akan  merasa cukup dengan membli modem single band dikarenakan di Jember masih satu operator saja yang memberikan layanan EVDO yaitu smart. Tapi jika melihat kedepannya yang kemungkinan akan ada operator lain dengan layanan EVDO seperti AHA (ataupun yang lain mungkin) yang akan masuk ke Jember, ada baiknya jika anda mempertimbangkan untuk sekalian membeli modem dual band macam Haier CE 210 ini. :tings:
Hasil speed test



Catatan
Test di atas dilakukan dengan koneksi Smart (paket Silver) pada jam 08.30wib di area dengan koneksi EVDO yang stabil dan menggunakan OS : Sabily/Ubuntu 10.10, Browser : Google Chrome. Screenshoot di atas diambil dari salah satu hasil tes yang saya anggap sebagai rata-rata dari beberapa tes yang saya  lakukan.

2 April 2011

Akhirnya pilihan jatuh pada Haier CE 210

Akhirnya pilihan jatuh pada Haier CE 210

Dua bulan sudah saya tidak bisa menikmati internet dengan nyaman di rumah. Penyebabnya, koneksi Speedy Teachernet yang merupakan penopang utama koneksi internet di rumah saya diputus karena kontrak antara Dinas Pendidikan dan Telkom perihal Teachernet berakhir sudah.

Mau langganan speedy secara mandiri, bagi saya biayanya masih lumayan mahal. Mau pakai paket internet via hape GSM, sinyal dan koneksi internet via operator GSM di rumah saya parah banget, tidak bisa diharapkan.

Jadinya cuma ada satu pilihan yaitu internet via jaringan CDMA.  Apalagi jaringan salah satu operator CDMA (flexi) di rumah, lumayan ciamik. Hmmm jadinya harus beli modem CDMA nih.

Dengan mempertimbangkan masalah kemudahan, saya berpikir harus membeli modem CDMA dual band, agar gampang berganti ganti operator jika dibutuhkan, baik itu operator 800MHz macam flexi, fren, AHA ataupun operator 1900MHz macam smart. Tapi ternyata bingung juga memilihnya, karena banyaknya pilihan modem dual band yang tersedia di pasaran

Setelah mencari-cari informasi dan bertanya ke mbah google, akhirnya pilihan saya jatuh pada modem EVDO dual band bermerek Haier CE 210 yang sudah unlock all operator CDMA. Karena di Jember saya tidak menemukan toko yang menjual modem ini, akhirnya terpaksa saya beli online di modemku.com seharga 480ribu (belum ongkos kirim).

Menurut beberapa artikel di internet modem ini merupakan modem EVDO dual band yang terbaik dibanding modem lainnya yang sejenis. Saat dicoba pun tidak mengecewakan, pakai flexi (operator 800MHz) ataupun smart (1900 MHz) sama sekali tidak ada masalah. Terlebih lagi modem ini juga bisa digunakan di sistem operasi Linux dan sudah terdeteksi secara otomatis tanpa pengaturan yang rumit di Ubuntu dengan kernel terbaru. Dan sayapun sekarang bisa internetan lagi dengan cukup nyaman di rumah.

Untuk beberapa hal (review) lebih mendetail mengenai modem ini akan saya tulis pada posting berikutnya, sekarang saya mau melanjutkan ngenet dulu

17 Februari 2011

[Ubuntu/Sabily] Berbagi Pakai Printer yang Terinstall di Windows

[Ubuntu/Sabily] Berbagi Pakai Printer yang Terinstall di Windows

Pada komputer jaringan, sangat lazim kita berbagi pakai (sharing) perangkat komputer, salah satunya printer. Sharing printer antar komputer Windows tentunya bukan hal yang sulit, tapi bagaimana jika berbeda OS ? Misalnya sang printer diinstall di komputer Windows dan ingin di share dengan komputer lain yang berbasis linux (dalam hal ini Ubuntu/turunannya). Hmmm.... sebenarnya bukan hal yang sulit juga, :D  begini caranya  :

Pertama : pastikan bahwa printer yang terinstall di komputer Windows sudah di share, cara sharenya sebagai berikut (jika sudah tahu abaikan langkah ini) :
  1. masuk ke Control Panel -  Printer and Faxes
  2. klik kanan pada printer yang akan dishare - Sharing..
  3. pilih opsi Share this printer, nama berikan nama sharenya (usahakan nama share tanpa spasi)
  4. klik OK

Kedua : setting printer baru di Ubuntu\Sabily anda, caranya sebagai berikut :
  1. Masuk ke menu System -  Administration - Printing
  2. Klik tombol + untuk menambah printer baru


  3. di bagian Device pilih Network Printer - Windows Printer via SAMBA. Lalu masukkan alamat printer di kolom SMB printer kemudian klik tombol Forward
    Akan lebih mudah jika kita memasukkan langsung alamat IPnya. Sebagai contoh printer terinstall di komputer windows yang dengan  alamat IP 192.168.2.9 dan nama sharenya HPLaserJ, maka di kolom SMB printer masukkan 192.168.2.9/HPLaserJ


  4. Pilih driver printer sesuai merek printernya.
    sebagai contoh saya memilih metode Select printer from database. Pilih merek kemudian jenis/type printernya.


  5. Langkah terakhir, beri nama printernya sesuai keinginan, kemudian Klik Apply


  6. Printer siap digunakan, lakukan print test page untuk memastikan printer sudah bekerja dengan baik
Catatan
  • Percobaan di atas dilakukan pada komputer windows XP dan Linux Sabily 10.10. Printer yang digunakan adalah HP Laserjet 1020
  • saat memilih driver printer sesuaikan dengan merek dan type printer anda, dan untuk metode yang lain atau pada tipe printer yang berbeda mungkin akan memerlukan koneksi Internet saat proses instal driver.

16 Agustus 2010

DRS Armor X10gx, Tablet PC untuk Militer

DRS Armor X10gx, Tablet PC untuk Militer

Sejak diluncurkannya komputer tablet besutan Apple (iPad) yang menuai sukses di pasaran, banyak vendor komputer lain yang mencoba keberuntungan di segmen ini, ada yang sekedar aji mumpung karena lagi ngetrend, bahkan ada juga yang serius ingin menjegal langkah iPad ini. Mulai dari memberikan harga yang miring, fitur yang lebih baik dan lain-lain.

Nah untuk yang ini, tentunya tidak dibuat untuk menyaingi si iPad, karena dilihat dari fitur dan harganya Tablet PC dengan merek DRS Armor X10gx ini memang menyisir segmen khusus yaitu kalangan Militer. Karena itulah Tablet ini dilengkapi dengan berbagai hal yang sesuai dengan kebutuhan para tentara yang pastinya selalu bekerja di medan berat bahkan ekstrem.

Di sisi lain Tablet ini sudah mendapatkan sertifikat Elektronik IP67 dan UL1604, yang kurang lebih maksudnya adalah anti debu dan tahan air juga kondisi yang cukup ekstrim, ditambah dengan standarisasi dari Militer AS yaitu MIL-STD-810G.

Tidak seperti tablet pada umumnya, DRS Armor X10g sudah menggunakan processor Intel® Core2 Duo™ 1.2GHz Processor SU9300, 3MB L2 Cache, 800MHz FSB, media penyimpanan dengan Solid State Drive (SSD), Sistem operasi Windows 7 Ultimate, 2 baterai li-ion hot-swappable, chasis magnesium, dan lain-lain. (lebih lengkapnya klik di http://www.drsarmor.com/x10gx.php). Tablet ini juga dilengkapi berbagai Accessories yang dijual terpisah.

Untuk harganya, Engadget memperkirakan tidak jauh dari harga pesaingnya, Panasonic Toughbook H1, yang berada di kisaran $3.400. Gimana tertarik ?


sumber : EnGadget

12 Agustus 2010

Printer Canon S200SPx di Windows 7

Printer Canon S200SPx di Windows 7

Dilihat dari umur, bisa dibilang printer ini sudah jadul. Meskipun begitu printer ini cukup gampang perawatannya dan tidak terlalu rewel soal tinta, terlebih lagi Canon masih menyediakan fitur reset ink level untuk jenis ini. Padahal untuk jenis-jenis printer yang baru (baik dari Canon atau merek lainnya) sudah tidak disediakan fitur tersebut. Sehingga kita seperti "dipaksa" untuk membeli catridge baru saat tinta habis (yach meskipun dengan berbagai cara hal tersebut masih bisa diakali, misal menggunakan sistem infus atau dengan metode hard reset)

Mungkin karena sudah jadul, Canon tidak menyediakan Driver khusus sistem operasi anyar Windows 7. Awalnya saya pikir karena sistem operasi keluaran baru, maka driver-driver untuk device lama macam printer ini sudah tersedia pada Instalasi Windowsnya, ternyata tidak.

Nah, agar bisa digunakan di Windows 7, berikut caranya :
  1. masuk ke halaman Support Canon untuk Printer S200 DI SINI atau DI SINI
  2. pilih sistem operasi windows 7 kemudian  unduh file aomwin110ea23us.exe (Printer Driver Add-On Module)
  3. Jalankan dan install file hasil unduhan
  4. Koneksikan printer dengan komputer
  5. klik tombol Start -- Devices and Printer
  6. Lihat di Devices and Printer, Canon S200SPx akan muncul pada bagian Unspecified
  7. Klik kanan pada Canon S200SPx dan pilih Troubleshoot, selanjutnya Windows akan melakukan penginstalan driver secara otomatis

catatan : saat menginstall, komputer harus dalam keadaan terkoneksi dengan Internet
Driver buat printer Canon S200SPx

22 Februari 2010

PrePeat - Printer yang dapat ditulis ulang

PrePeat - Printer yang dapat ditulis ulang

Printer tanpa toner dan tinta mungkin bukan sesuatu yang baru. Ada beberapa merek yang telah mengeluarkan printer  seperti ini, sebut saja diantaranya Xerox dan Dell. Tapi ada inovasi baru dari Sanwa yaitu printer tanpa toner dan tinta yang juga dapat ditulis ulang. Printer yang diberi nama PrePeat ini mampu menulis/mencetak ulang pada kertas yang sama berkali-kali.

Kemampuan tersebut sangat dimaklumi karena printer ini menggunakan kertas khusus yang terbuat dari bahan plastik PET (Polyethylene terephthalate). Dengan kertas ini kita bisa mencetak dokumen kerja kita dan membuat cetakan yang baru pada kertas yang sama jika terjadi kesalahan, dan pihak produsen mengklaim bahwa kertas tersebut dapat ditulis ulang sampai 1000 kali.

Terus berapa banyak uang yang harus dikeluarkan untuk printer dengan kemampuan mengagumkan ini ? Tidak mahal koq (bagi orang yang berduit ) hanya 500.000 tapi dalam satuan Yen :D , atau dalam rupiah yaitu sekitar Rp. 51 juta, ditambah kertas khusus yang berharga 300 yen atau Rp. 30.500,- per lembarnya. Tertarik ??

Berikut video demo dari printer PrePeat buatan Sanwa


Sumber : engadget

Husnan.Com

Teknologi

[Teknologi][recentbylabel]
Pesan
Selamat datang di webblog Muhammad Husnan Sarofi.
Done