9 September 2008

Bukan Kotaku

Ya, kota ini memang bukan kotaku. Aku tidak dilahirkan di sini, aku pun tidak pernah tinggal disini. Jangankan tinggal, mengunjungi kota ini lalu bermalam satu atau dua hari saja tidak pernah. Aku juga tidak pernah merasa punya saudara yang tinggal di kota ini. Yang pernah kulakukan hanya melewati kota ini.Hanya satu yang aku tahu, bahwa kota ini pernah menjadi kota santri (entah sekarang.....).


Tapi entah kenapa, saat aku melewati kota ini, selalu saja sesuatu hal lain yang aku rasakan. Seperti halnya kemarin saat aku berangkat untuk mengikuti pelatihan CMT (Calon Master Trainer - entah apa tuh maksudnya), saat bus yang aku tumpangi memasuki gerbang kota ini, mataku tak hentinya berkeliaran memandang ke luar jendela, dan kaca depan bus (kebetulan aku lagi duduk di depan waktu itu), seperti sedang mencari sesuatu yang tak boleh terlewatkan.


Saat asyik memandang keluar, tiba tiba bus berhenti di perempatan jalan, bersamaan dengan itu, mataku yang tadi berkeliaran ke sana ke mari pun mendadak juga berhenti ke suatu sosok yang tepat berada tidak jauh dari tempat busku berhenti. Agak lama aku memandangi sosok itu, dari memicingkan mata sampai melototpun aku lakukan (mirip lensa kamera yang diatur fokusnya, supaya objek yang ditangkap terlihat jelas kali.., hehehe). Yachhh, ternyata aku tertipu, bukan sosok itu yang aku cari, lagi-lagi sial (seperti sebelum-sebelumnya saat aku juga melewati kota ini).


Tapi apa sicchh sebenarnya yang aku cari di kota ini ??, Auk akh gelap... hehee


atau ada yang tahu gak ya ???


EmoticonEmoticon